Strategi BCA Syariah Dorong Pertumbuhan Pembiayaan Komersial 2025

Senin, 02 Februari 2026 | 12:13:06 WIB
Strategi BCA Syariah Dorong Pertumbuhan Pembiayaan Komersial 2025

JAKARTA - Kinerja pembiayaan perbankan syariah nasional terus menunjukkan ketahanan di tengah dinamika ekonomi dan persaingan industri jasa keuangan. Salah satu segmen yang mencatat pertumbuhan signifikan adalah pembiayaan komersial, yang menjadi tulang punggung aktivitas usaha sektor riil. 

Di tengah kondisi tersebut, PT Bank BCA Syariah berhasil mencatatkan lonjakan pembiayaan komersial sepanjang tahun 2025, mencerminkan strategi bisnis yang adaptif dan fokus pada kebutuhan nasabah.

Pertumbuhan pembiayaan komersial BCA Syariah berlangsung seiring dengan tren positif industri perbankan syariah secara umum. Otoritas Jasa Keuangan mencatat outstanding pembiayaan perbankan syariah hingga November 2025 mencapai Rp 670,07 triliun. 

Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan sebesar 7,34 persen secara tahunan atau year on year. Capaian ini mengindikasikan meningkatnya peran perbankan syariah dalam mendukung pembiayaan dunia usaha di berbagai sektor ekonomi.

Kontribusi Pembiayaan Komersial Terhadap Kinerja Bank

Di tengah pertumbuhan industri tersebut, BCA Syariah mencatatkan kinerja yang lebih agresif pada segmen pembiayaan komersial. Direktur BCA Syariah Pranata mengungkapkan bahwa hingga Desember 2025, pembiayaan komersial bank tumbuh 20,3 persen secara tahunan dan mencapai Rp 10,1 triliun.

“Alhamdulillah, pembiayaan komersial BCA Syariah terus tumbuh positif hingga akhir tahun lalu,” ujar Pranata.

Pertumbuhan ini mencerminkan tingginya permintaan pembiayaan dari sektor usaha menengah dan korporasi yang masih aktif melakukan ekspansi maupun menjaga keberlangsungan bisnis. BCA Syariah menilai bahwa segmen komersial memiliki potensi yang besar karena kebutuhan modal kerja dan investasi yang relatif stabil, bahkan di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Pembiayaan komersial juga dinilai mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap kinerja bank secara keseluruhan, baik dari sisi pendapatan maupun penguatan portofolio pembiayaan. Dengan pengelolaan risiko yang terukur, segmen ini menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan berkelanjutan BCA Syariah.

Fokus Sektor Penopang Pertumbuhan Pembiayaan

Pranata menjelaskan bahwa pertumbuhan pembiayaan komersial BCA Syariah didukung oleh penyaluran pembiayaan pada sejumlah sektor utama. Sektor perdagangan besar dan eceran menjadi salah satu kontributor terbesar, seiring dengan meningkatnya aktivitas distribusi dan konsumsi barang di dalam negeri.

Selain itu, sektor industri pengolahan juga menjadi sasaran pembiayaan karena masih memiliki kebutuhan modal yang kuat untuk menjaga kapasitas produksi dan efisiensi operasional. Sementara itu, sektor real estate turut memberikan kontribusi positif, didorong oleh kebutuhan pembiayaan proyek dan pengembangan properti yang masih berlanjut.

Menurut BCA Syariah, sektor-sektor tersebut memiliki prospek yang relatif stabil dan selaras dengan strategi pembiayaan bank. Penyaluran pembiayaan dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan kelayakan usaha dan kemampuan bayar nasabah, sehingga kualitas pembiayaan tetap terjaga.

Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya bank untuk menyeimbangkan antara pertumbuhan pembiayaan dan pengelolaan risiko, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih dinamis.

Ekspansi Jaringan Dan Inovasi Produk Ke Depan

Ke depan, BCA Syariah optimistis pembiayaan komersial masih akan mencatatkan pertumbuhan positif. Untuk mendorong kinerja tersebut, perseroan berencana memperluas jaringan guna menjangkau lebih banyak nasabah baru, khususnya dari segmen usaha yang memiliki potensi berkembang.

Salah satu strategi yang akan diperkuat adalah pengembangan skema supplier financing dan pembiayaan sejenis. Skema ini dinilai efektif untuk mendukung rantai pasok usaha, sekaligus memberikan solusi pembiayaan yang lebih terintegrasi bagi nasabah.

Selain itu, BCA Syariah juga akan meningkatkan penyaluran pembiayaan melalui linkage program. Program ini memungkinkan bank untuk bekerja sama dengan lembaga keuangan lain atau mitra strategis dalam menyalurkan pembiayaan, sehingga jangkauan layanan dapat diperluas tanpa mengorbankan prinsip kehati-hatian.

Optimalisasi proses pengolahan pembiayaan dan service level agreement juga menjadi perhatian utama. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi proses internal serta kualitas layanan kepada nasabah, sehingga pengalaman nasabah dalam mengakses pembiayaan dapat semakin baik.

Pranata menambahkan, BCA Syariah akan terus mengembangkan produk-produk inovatif guna menjawab beragam kebutuhan finansial nasabah. Inovasi produk tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing bank sekaligus mendukung pertumbuhan pembiayaan komersial secara berkelanjutan.

Dengan strategi ekspansi yang terukur, fokus pada sektor potensial, serta penguatan layanan dan inovasi, BCA Syariah menargetkan pembiayaan komersial tetap menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan bank di tahun-tahun mendatang.

Terkini

7 Buah Kering Bantu Menurunkan Risiko Lonjakan Gula Darah

Senin, 02 Februari 2026 | 13:49:27 WIB

Air Rebusan Herbal Ampuh Redakan Sakit Pinggang Alami

Senin, 02 Februari 2026 | 13:49:26 WIB

Tak Hanya Jepang, Ini 5 Surga Sakura Asia Menawan

Senin, 02 Februari 2026 | 13:49:23 WIB