Red Velvet Hingga Brownies Kisah Unik Kue Legendaris Dunia

Senin, 02 Februari 2026 | 09:05:53 WIB
Red Velvet Hingga Brownies Kisah Unik Kue Legendaris Dunia

JAKARTA - Dunia pastry tidak hanya berbicara soal rasa manis dan tampilan menggoda. Di balik kue-kue yang kini akrab di etalase bakery modern, tersimpan cerita panjang tentang budaya, kondisi sosial, hingga keterbatasan bahan di masa lalu.

 Beberapa resep lahir dari ketidaksengajaan, sementara lainnya berkembang perlahan dari dapur rumah menuju ikon kuliner lintas generasi.

Kue-kue legendaris ini juga menjadi saksi perubahan zaman. Perang, ketersediaan gula dan cokelat, hingga kemajuan teknik memanggang memengaruhi tekstur dan rasa yang kita kenal sekarang. 

Meski tampilan terus dimodifikasi, fondasi resepnya tetap bertahan dan justru semakin digemari. Berikut kisah di balik beberapa kue populer yang sejarahnya tak kalah menarik dari rasanya.

Kue Klasik Yang Lahir Dari Adaptasi Zaman

Red Velvet cake menjadi contoh bagaimana keterbatasan justru melahirkan ciri khas. Kue yang kini identik dengan warna merah mencolok ini mulai dikenal luas di Amerika Serikat pada era 1940-an.

 Namun, istilah “velvet” sudah digunakan sejak zaman Victoria untuk menyebut tekstur kue yang lembut dan halus.

Pada awal kemunculannya, Red Velvet tidak menggunakan cokelat batangan, melainkan bubuk kakao yang menghasilkan remah lebih lembut. Warna merahnya pun bukan berasal dari pewarna buatan, melainkan reaksi alami antara kakao dan bahan asam seperti cuka serta buttermilk. 

Saat Perang Dunia II berlangsung dan bahan makanan terbatas, jus bit digunakan sebagai pewarna sekaligus penambah kelembapan. Kini, Red Velvet modern tampil dengan pewarna makanan merah dan lapisan cream cheese frosting yang memberi keseimbangan rasa asam dan manis.

Brownies juga memiliki kisah yang berangkat dari eksperimen dapur. Catatan tertulis tentang brownies muncul pada 1896, meski saat itu belum menggunakan cokelat. Beberapa tahun kemudian, versi cokelatnya diperkenalkan dan menjadi dasar brownies modern. 

Teksturnya yang berada di antara kue dan kukis berasal dari komposisi tepung yang lebih sedikit serta lemak yang lebih tinggi, menghasilkan potongan padat namun lembap yang tetap digemari hingga kini.

Dessert Berlapis Dengan Kesan Mewah

Millionaire Shortbread dikenal sebagai sajian berlapis yang memanjakan indera. Dessert ini terdiri dari dasar shortbread renyah, karamel lembut, dan lapisan cokelat di bagian atas. 

Meski shortbread berasal dari Skotlandia, versi modernnya diyakini muncul di Australia pada 1970-an dengan nama caramel slice.

Sebutan Millionaire Shortbread populer di Inggris dan menggambarkan kesan mewah serta kandungan kalorinya yang tinggi. Lapisan karamel dibuat dari susu kental manis dan golden syrup, menciptakan tekstur kenyal dengan rasa manis pekat. Setelah karamel mengeras, cokelat leleh dituangkan sebagai lapisan akhir. 

Perpaduan tekstur rapuh, lengket, dan lembut menjadikan dessert ini favorit, meski namanya terdengar glamor, daya tarik utamanya tetap pada rasa legit yang sederhana.

Pastry Buah Dengan Sejarah Panjang

Fruit Tart menunjukkan bagaimana sebuah konsep kuliner dapat bertahan selama berabad-abad. Tart sendiri telah dikenal sejak abad pertengahan sebagai wadah pastry untuk berbagai isian. 

Namun, Fruit Tart modern diyakini berkembang di Prancis pada akhir abad ke-19 dan kerap dikaitkan dengan Tarte Tatin.

Hidangan serupa juga ditemukan di Italia dalam bentuk Crostata, yang tampil lebih rustic. Secara umum, Fruit Tart dibuat dari kulit shortcrust pastry yang dipanggang hingga keemasan, diisi krim custard lembut, lalu diberi topping buah segar. 

Bentuk dan isian dapat berubah mengikuti musim dan selera, tetapi struktur dasarnya hampir tidak pernah bergeser. Perubahan paling terasa hanyalah tingkat kemanisan, seiring semakin mudahnya akses terhadap gula.

Perpaduan Rasa Asam Dan Manis Yang Ikonik

Lemon Meringue Pie merupakan dessert klasik dengan kombinasi rasa yang kontras. Kulit pastry renyah, isian lemon yang segar, serta lapisan meringue ringan menciptakan harmoni yang khas. 

Asal-usulnya masih menjadi perdebatan, dengan nama Elizabeth Coan Goodfellow dan Alexander Frehse sering disebut sebagai tokoh awal pada abad ke-19.

Terlepas dari siapa penciptanya, Lemon Meringue Pie memiliki tempat istimewa dalam budaya kuliner Amerika dan bahkan dirayakan setiap tanggal 15 Agustus. Versi awal kue ini memiliki meringue yang lebih tipis dan isian menyerupai puding lemon. 

Seiring waktu, resep berkembang menjadi lemon curd yang lebih kaya rasa, dengan meringue yang dipanggang hingga permukaannya kering dan ringan.

Dari Red Velvet hingga Brownies, kue-kue legendaris ini membuktikan bahwa resep sederhana dapat bertahan melewati zaman. Perubahan bahan dan teknik memang memberi sentuhan baru, tetapi cerita dan karakter dasarnya tetap hidup di setiap gigitan.

Terkini

Tiket Kereta Api Lebaran Tahun 2026 Resmi Dijual Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 11:18:21 WIB

Menhan Pastikan Ribuan ASN Dilatih Jadi Komponen Cadangan

Senin, 02 Februari 2026 | 11:18:17 WIB

Prabowo Kumpulkan Kepala Daerah di Sentul Gelar Rakornas

Senin, 02 Februari 2026 | 11:18:15 WIB

PSI Wajibkan Kader Bangun Dapur MBG Setiap Provinsi

Senin, 02 Februari 2026 | 11:18:11 WIB

Jelang Ramadan Polisi Gelar Operasi Keselamatan Lalu Lintas

Senin, 02 Februari 2026 | 11:18:04 WIB